Diduga Beromzet Ratusan Juta, Praktik Judi Dadu di Bahorok Langkat Tuai keresahan Warga

Redaksi - Minggu, 18 Oktober 2026 18:51 WIB
Foto ilustrasi IA

LANGKAT — Aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian jenis dadu besar-kecil di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dilaporkan semakin meresahkan masyarakat. Lokasi yang disebut berada di sebuah kebun kelapa sawit milik warga itu diduga mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah per hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, lokasi yang diduga menjadi arena perjudian tersebut berada tidak jauh dari objek wisata Pantai Aris, Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok.

Warga itu menyebutkan, lokasi tersebut dapat diakses oleh pengunjung, tetapi terdapat sejumlah aturan ketat yang harus dipatuhi, terutama larangan membawa telepon seluler atau perangkat perekam ke area perjudian.

"Siapa saja boleh masuk ke sana, tapi tidak diperbolehkan membawa smartphone atau kamera sejenisnya ke lokasi," ungkap sumber tersebut.

Menurut keterangannya, akses jalan menuju lokasi dijaga oleh sejumlah orang. Pengunjung yang kedapatan membawa alat komunikasi disebut harus menyerahkan sementara perangkatnya kepada penjaga di pintu masuk.

Setelah dipastikan tidak membawa perangkat yang dapat digunakan untuk merekam aktivitas di dalam lokasi, pengunjung baru diperbolehkan memasuki area tersebut.

Warga Keluhkan Dugaan Dampak Sosial

Keberadaan lokasi yang diduga menjadi arena perjudian itu turut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah persoalan keamanan lingkungan, termasuk dugaan pencurian sepeda motor serta kehilangan hewan ternak seperti sapi dan kambing, menjadi keluhan warga setempat.

Meski demikian, hubungan antara dugaan aktivitas perjudian dan berbagai kasus kehilangan tersebut masih memerlukan penyelidikan serta pembuktian lebih lanjut dari pihak berwenang.

Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan pemeriksaan langsung di lokasi guna memastikan kebenaran dugaan aktivitas perjudian sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Bahorok Belum Memberikan Tanggapan

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan,salah satu awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolsek Bahorok, IPTU Chris Rimawan, S.H., M.H., melalui pesan singkat WhatsApp pada Jumat sore, 16 Oktober 2026.



Tag:

Berita Terkait